4 Bahaya Anak Susah Makan

Categories:


ID.THEASIANPARENT.COM
Setiap orangtua pastinya menginginkan anak-anaknya untuk tumbuh dengan sehat dengan asupan gizi yang cukup. Anak yang sehat inilah akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan bahagia. Namun umumnya anak-anak akan tidak luput dari fase sulit makan. Beberapa hal bisa dikatakan menjadi faktor pemicu anak sulit makan, diantaranya trauma dan masalah psikis. Bahkan masalah sulit makan ini bisa memberi dampak negatif pada anak.
dr Endah Ronawulan, SpKJ mengatakan 33,6 persen masalah sulit makan akan dialami anak usia pra sekolah, yaitu pada usia 4-6 tahun. Selain faktor usia, kesulitan makan juga dipengaruhi oleh usia kelahiran anak. Anak yang lahir prematur, 40-70 persen lebih berisiko mengalami gangguan makan dibandingkan anak yang lahir normal hanya sebesar 25 persen.

“Jika tak ditangani secara serius, masalah sulit makan ini akan menyebabkan kurangnya nutrisi untuk pertumbuhan anak, dan menyebabkan terjadinya penyakit,” tutur Endah. Data juga menyebutkan bahwa salah satu penyebab kasus malnutrisi diakibatkan oleh masalah sulit makan yang kronis. Hampir 79,2 persen anak usia pra sekolah mengalami kasus ini. Anak sulit makan kronis dalam jangka waktu lama juga menjadi pemicu 4 masalah berikut :

  • Timbulnya penyakit
    Kekurangan nutrisi menyebabkan anak lebih rentan terserang berbagai penyakit. Endah mengatakan sulit makan pada anak berusia kurang dari 11 tahun yang tidak ditangani secara tepat berisiko meningkatkan penyakit saat mereka dewasa. Sebanyak 86 persen anak yang mengalami sulit makan berisiko mengalami serangan penyakit saat usia 20 tahun, 43 persen pada usia 16-20, dan 33 persen antara usia 11-15 tahun.
  • Timbulnya gangguan makan
    Sulit makan berkelanjutan juga akan menyebabkan terjadinya tiga gangguan utama terkait makan, seperti makan berlebihan secara kompulsif atau binge eating disorder, anoreksia dan bulimia, keduanya kelainan muntah sesudah makan yang dialami saat anak beranjak dewasa. Anreksia dan bulimia ini sering dikaitkan dengan role modelling saat
    kecil yang memberi stigma bahwa citra fisik yang baik adalah tubuh yang kurus.
  • Menghambat pertumbuhan
    Nutrisi sangat memengaruhi pertumbuhannya. Kurang makan yang berarti kurang nutrisi akan menghambat atau justru menghentikan tumbuh kembang anak, khususnya pada penambahan berat dan tinggi badan.Penghambatan pertumbuhan tinggi badan anak akan berefek buruk permanen jika anak mengalami sulit makan pada usia empat tahun. Usia empat tahun merupakan masa-masa puncak pertumbuhan anak. Ketika anak tidak memiliki nutrisi dalam tubuh yang bisa digunakan untuk tumbuh, maka tubuh tidak bisa mensintesis dan mengolah nutrisi pertumbuhan untuk menambah tinggi badannya.
  • Meningkatkan risiko kematian
    Endah memaparkan berbagai studi yang pernah dilakukan terhadap anak dan remaja yang mengalami gangguan makan menunjukkan angka kematian yang disebabkan oleh gangguan makan tiga kali lebih besar dari penyebab kematian lainnya. Angka kematian remaja akibat anorexia nervosa mencapai 3,9 persen dan akibat bulimia nervosa mencapai 5,2 persen.

Leave a Reply