Inovasi untuk Pelayanan Publik

Categories:


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi membuka Gelar Pameran dan Simposium Inovasi pelayanan Publik di Surabaya beberapa waktu lalu. Didampingi oleh Gubernur Jatim Sukarwo, Bupati Sidoarjo, Kapolda Jatim, Pangdam Brawijaya, Ketua Ombudsman RI dan Deputi Pelayanan Publik, kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik di seluruh instansi pemerintah

Pertemuan diawali dengan pameran pelayanan publik berskala nasional diikuti oleh 300 stan terdiri dari 200 stan peserta dari berbagai pemerintah daerah, Kementerian, Lembaga BUMN dan Swasta dan ditambah Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2015.

Acara ini mendukung dari kebijakan Kementerian PANRB yang meluncurkan gerakan satu instansi, satu inovasi(one agency, one innovation) di 2015 ini, yang artinya setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah diwajibkan untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan publik setiap tahunnya.

Pemeran yang digunakan sebagai sarana berbagi pengetahuan dan praktik inovasi pelayanan publik dari masing-masng peserta ini juga untuk mempromosikan pelayanan publik di KL (Kementerian Lembaga), Propinsi, Kabupaten, Kota yang sudah melakukan inovasi pelayanan publik, simulasi pelayanan publik, menyampaikan inovasiinovasi yang telah di lakukan KL, Propinsi, Kabupaten, Kota.

Berkumpulnya kepala daerah di acara ini pun diharapkan bisa me-replikasi atau mencontoh inovasi-inovasi dari daerah lain yang sudah lebih dahulu melalukan dan berhasil pada pelayanan publiknya, dan bisa ditiru oleh unit layanan publik lainnya untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik yang mensejahterakan masyarakat.

‘’Diharapkan dengan adanya pelaksanaan gelar pameran dan simposium ini dapat menjadi media kegiatan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa saat ini penyelenggaran pelayanan publik telah berubah dengan memberikan pelayanan yang terbaik, sederhana cepat, murah, pasti, transparan dan berkeadilan,’’ jelas Menteri PANRB. Karena pelayanan publik yang baik dan transparan menjadi salah satu yang dapat mengurangi korupsi di kalangan pemerintah.

Diakui untuk merubah kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik tidak mudah. Namun perlu tekad kuat dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pemangku kebijakan, pemimpin daerah, untuk meningkatkan kualitas pelayaan publik.

Dijelaskan Menteri PANRB, untuk menilai kinerja pemerintah salah satunya melalui inovasi pelayanan publik, jadi kinerja masing-masing pemerintah daerah tidak disamaratakan seperti sebelumnya. ‘’Dengan melakukan inovasi pelayanan publik memungkinkan datangnya investor, juga terpenuhinya kepuasan masyarakat atas pelayanan publik dan kehidupan yang sejahtera, ‘’ tegas Menteri PANRB.

Pada kesempatan sama Menteri PANRB juga menyampaikan ASN (Aparatur Sipil Negara) tidak boleh lagi merasa priyayi, tetapi ASN sebagai abdi rakyat dimana salah satu tugasnya adalah melayani rakyat dengan memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada rakyat melalui pelayanan publik.’’Yang dalam melakukan pelayanan publik diharapkan benar-benar bersih dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, hati-hati dan tidak sesuka hati,’’ tambah dia.

Inovasi untuk Pelayanan Publik4 Inovasi untuk Pelayanan Publik3

Leave a Reply