KRONOLOGI PENYEBARAN INFLUENZA A H1N1

Terjadi Influenza Like Illness (ILI) di AS dan Meksiko. 7 confirmed swine influenza A/H1N1 di AS dengan 9 suspek. Lebih dari 854 kasus pneumonia (59 meninggal), dan 28 kasus ILI (3 meninggal) di Meksiko. Kejadian ini tidak terdeteksi pada manusia atau babi. WHO menetapkan Influenza A H1N1 sebagai Public Health Emergency International Concern (PHEIC), fase 3 20 kasus ILI di AS, terdeteksi sebagai subtipe A baru/H1N1 yang tidak terdapat pada manusia dan babi. 18…

Seputar Influenza A H1N1

Apa yang dimaksud dengan influenza A H1N1? Influenza A H1N1 merupakan influenza (flu) yang semula disebut flu babi disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H1N1 baru strain Meksiko. Virus ini berbeda dengan virus influenza musiman yang ada selama ini (seasonal influenza), atau virus influenza A H1N1 yang pernah menjadi wabah di Spanyol tahun 1918. Apa perbedaan influenza A H1N1 dengan flu biasa atau flu burung? Influenza A H1N1 ditemukan pertama kali…

Waspada Influenza A

Jangan anggap enteng influenza A H1N1. Penyakit influenza atau flu disebabkan oleh virus influenza. Penyakit yang disebabkan oleh virus belum ada obatnya. Obat yang ada adalah untuk mengobati gejala/symptomnya. Virus influenza banyak jenis/spesiesnya, ada influenza A, B dan C. Sedangkan influenza A juga banyak spesies atau jenisnya, seperti influenza A H1N1 yang menyebabkan wabah flu Spanyol tahun 1918, influenza H2N2 yang menyebabkan flu Asia tahun 1957, influenza A…

Virus H1N1 MASYARAKAT HARUS TETAP WASPADA

Meskipun angka kematian influenza A H1N1 di dunia sangat rendah yakni 0,4%, namun penularannya sangat cepat. Karena itu masyarakat dihimbau tetap waspada dan senantiasa menjaga kesehatan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Salah satu kebiasaan pola hidup bersih dan sehat, diantaranya mencuci tangan dengan sabun, ketika batuk dan bersin tutup hidung dan mulut dengan sapu tangan/tisu. Apabila ada gejala flu minum obat penurun panas, menggunakan masker serta tidak ke…

Amankah Kosmetika Anda?

Kulit wajah Anda gatal-gatal, memerah, dan ada titik-titik hitam setelah menggunakan kosmetika baru? Atau rambut anda pecah-pecah, kering, kusam dan berketombe? Hati-hati, bisa jadi bukan cantik dan rambut indah yang diperoleh melainkan tampilan yang tak enak dipandang karena ternyata dalam kosmetika anda mengandung bahan berbahaya. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib kembali mengumunkan 70 jenis kosmetika yang mengandung bahan berbahaya dan bahan yang dilarang….