Universitas Kehidupan Oleh : Prawito

Suatu hari ada diskusi kecil dengan seorang teman, tiba-tiba Ia teringat pesan ayahnya “bener itu belum tentu kebenaran”. Sebut saja Ira, Ia menceritakan masa lalu yang penuh liku. Pernah suatu saat pimpinan marah besar, karena dirinya dianggap tidak loyal. Ira tidak mau menerima pemberian sejumlah uang “satu tas”. Apa kamu masih kurang? kata pimpinan itu, kemudian Dia memberi tambahan sejumlah uang lagi, tapi Ira tetap menolak. Penolakan bukan karena kurang, tapi karena ketidakjelasan sumber uang…

RSUP Dr. Sardjito: Tingkatkan Kepuasan Pelanggan

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat RS Dr. Sardjito secera periodik melakukan pertemuan dengan pelanggan eksternal, termasuk para LSM yang bersuara keras. Melalui pertemuan tersebut, pihak rumah sakit mendapat masukan secara langsung apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap rumah sakit. Berikutnya rumah sakit menindaklanjuti menjadi program aksi dan mengevaluasi pada periode tertentu. Hal ini disampaikan Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, dr Muhammad Safak Hanung, Spa, MPH kepada awak media 20 Mei yang…

Perjalanan Panjang RSUP Dr. Sardjito

Prof. Dr. Sardjito (1954), menggagas mendirikan Rumah Sakit Umum dan Pendidikan pada satu lokasi, guna mendidik calon dokter, dokter ahli dan untuk pengembangan penelitian. Selain itu ada kebutuhan mendesak perlunya Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) guna mencukupi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta Jawa Tengah Bagian Selatan. Perjuangan tersebut baru berhasil tahun anggaran 1970/1971 menggunakan biaya dari Departemen Kesehatan RI dengan lokasi di Pingit, sayangnya setelah ditinjau oleh Departemen Kesehatan RI dianggap tidak memadai. Setelah pembicaraan…

Pembiayaan Kesehatan di NTB

Untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan, pemerintah daerah provinsi NTB telah menambah anggaran Rp 20 M. Dana tersebut untuk memastikan aksesibilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Perinciannya Rp 10 M untuk menjamin 41.000 penerima bantuan iuran (PBI) dan Rp 10 M untuk jaminan persalinan (jampersal) di seluruh Provinsi NTB. Direktur RSUD Provinsi NTB dr. H. Mawardi Hamry, MPPM menuturkan bahwa klaim pembayaran RSUD selama tahun 2014 sebesar Rp 75.398.403. Semester pertama tahun 2015 sebesar Rp 24.471.273.403 (sampai bulan April). “Proses di…

Menunggu Layanan RSUD Baru

Antrian pasien mengular menunggu giliran pelayanan BPJS dan rawat jalan. Pengunjung RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat itu bahkan meluber sampai lahan parkir. Kapasitas ruangan sempit, dinding kusam, lampu redup, pengunjung berjubel membuat suasana kumuh tidak bisa dihindari. Untuk pelayanan kesehatan tingkat provinsi kondisi tersebut jelas memerlukan perbaikan. Sebenarnya RSUD yang terletak di kota Mataram ini sudah memiliki pengganti. Bangunan baru yang lebih layak dan manusiawi. Sayangnya, bangunan RSUD yang baru tersebut juga belum siap sepenuhnya. Alat-alat penunjang pelayanan kesehatan belum tersedia….