Menunggu Layanan RSUD Baru

Categories:


Antrian pasien mengular menunggu giliran pelayanan BPJS dan rawat jalan. Pengunjung RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat itu bahkan meluber sampai lahan parkir. Kapasitas ruangan sempit, dinding kusam, lampu redup, pengunjung berjubel membuat suasana kumuh tidak bisa dihindari. Untuk pelayanan kesehatan tingkat provinsi kondisi tersebut jelas memerlukan perbaikan.

Sebenarnya RSUD yang terletak di kota Mataram ini sudah memiliki pengganti. Bangunan baru yang lebih layak dan manusiawi. Sayangnya, bangunan RSUD yang baru tersebut juga belum siap sepenuhnya. Alat-alat penunjang pelayanan kesehatan belum tersedia. Beberapa infrastruktur juga perlu ditingkatkan, seperti akses jalan dan angkutan umum yang reguler.

Gambaran kondisi ini disampaikan Adang Darajat, salah satu anggota DPR RI Komisi IX ketika melakukan kunjungan kerja ke provinsi NTB, 15 Juni 2015 lalu.

Terkait kondisi memprihatinkan tersebut Drs. H. Lulu Syafi’i, MM, menyatakan bahwa perlu perhatian semua pihak agar rumah sakit ini dapat segera menyelenggarakan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat NTB. Karenanya, kunjungan anggota DPR menjadi momentum yang tepat untuk berbagi seluruh kendala dan permasalahan yang ada.

Menurut Asisten III Gubernur Provinsi NTB itu, mudah-mudahan informasi tersebut bisa menjadi dasar pijakan sebuah keputusan untuk segera merevitalisasi sekaligus melengkapi kekurangan sarana dan prasarana operasional
rumah sakit.

“RSUD Provinsi yang baru merupakan kebanggaan masyarakat NTB. Dan sejak 1 November 2015 kami berharap Rumah Sakit Umum Daerah dapat segera pindah. RSUD Kota Mataram yang lama ke RSUD yang baru di Wilayah Dasau Cermin, Kota Mataram. Sehingga masyarakat bisa segera mendapat layanan kesehatan yang lebih baik, lebih nyaman, dan tentunya lebih manusiawi,” ujar Lulu Syafi’i.

Harapan Asisten Gubernur tersebut diamini drg. Tritarayati. Staf Ahli Menteri Bidang Faktor Mediko Legal ini menyebutkan hasil kunker kali ini akan dipakai sebagai dasar untuk merekomendasikan tambahan alat kesehatan di RSUD Provinsi penghasil udang ketiga terbesar di Indonesia ini. Fasilitas untuk mendukung pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

Direktur RSUD Provinsi NTB, Mawardi, menambahkan bahwa untuk meningkatkan pelayanan, RSUD masih memerlukan sarana dan prasarana penunjang. Gedung, yang saat ini masih dalam proses pembangunan untuk dapat memenuhi kapasitas pelayanan medis, perawatan dan penunjang diagnostik. Peralatan kesehatan termutakhir dan canggih, seperti: CT-Scan, MRI, Gene Xpert, Cath-lab, ESWL, USG 4D, alat Radioterapi dan Ambulance.

Khusus untuk kebutuhan sdm, RSUD masih membutuhkan dokter gigi umum, dokter spesialis bedah thorax, bedah anak, kesehatan jiwa, patologi anatomi, mikrobiologi, bedah mulut, orthodonthi, konservasi/endodonsi, gizi klinis.

Kebutuhan sdm lainnya adalah dokter sub-spesialis, seperti bedah digestive, bedah onkologi, bedah vascular. Dokter penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik, penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, penyakit dalam konsultan infeksi dan penyakit tropis.

Juga masih butuh dr. anak konsultan neonatologi, anak konsultan intensive care, anak konsultan onkologi. termasuk dr. obstetri ginekologi onkologi dan obstetri ginekologi fertilitas endokrinologi reproduksi.

RSUD Mataram selain sebagai pusat layanan kesehatan juga menjadi RSU pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Samratulangi dan 17 institusi kesehatan lainnya. Untuk memastikan dukungan terhadap proses pembelajaran peserta didik, RSUD sudah didukung oleh semua kategori dokter spesialis. Tidak semua dokter spesialis mencukupi kebutuhan pelayanan dan pendidikan, namun meskipun kekurangan jumlah sdm, pelayanan dan pendidikan tetap harus berjalan.

Menurut drg. Tari, saat gedung pelayanan rumah sakit lama terbakar, sebagian besar peralatan rumah sakit rusak. Gedung baru sudah dibangun di lahan baru yang lebih luas. Jenis layanan kesehatan yang tersedia juga lebih banyak. Namun tanpa peralatan kesehatan yanga memadai, fungsi semua layanan kesehatan tersebut belum bisa berjalan optimal. Saat ini masyarakat masih menunggu RSUD baru dengan layanan bermutu.

Menunggu Layanan RSUD Baru3Menunggu Layanan RSUD Baru2

Leave a Reply