Penguatan Pelayanan Primer

Categories:


Pelayanan kesehatan (yankes) primer merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Fungsinya memberikan layanan kesehatan dasar yang bersifat preventif, berkesinambungan, dan dapat diakses masyarakat luas.

Karena sifatnya yang sangat penting, penguatan yankes primer menjadi wajib karenanya. Prioritas ini didasari oleh permasalahan kesehatan yang mendesak seperti angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, angka gizi buruk, serta angka harapan hidup.  Semuanya berhubungan erat dengan kualitas pelayanan primer.

Satu hal yang harus dikuatkan dalam layanan primer adalah sumber daya manusia.  Program penguatan SDM kesehatan dilakukan dengan meluncurkan program Nusantara Sehat.Tujuannya menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan jumlah, sebaran, komposisi dan mutu tenaga kesehatan berbasis tim.

Fokus program ini tidak hanya pada kegiatan kuratif tetapi juga promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa Cita: membangun dari pinggiran.

Target pelaksanaan program Nusantara Sehat tahun 2015 adalah puskesmas dengan kriteria sangat terpencil di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK), serta daerah bermasalah kesehatan (DBK) di 48 Kabupaten, 120 puskesmas.

Kurang lebih 960 orang tenaga kesehatan akan ditempatkan. Mereka akan dibagi menjadi tim. Setiap tim terdiri dari 5 jenis tenaga kesehatan, yaitu dokter, perawat, bidan, dan 2 tenaga kesehatan lainnya (tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga analis kesehatan/ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan masyarakat).

Masa penempatan setiap tim adalah 2 (dua) tahun.Tenaga kesehatan yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftarkan diri secara online di www.nusantarasehat.kemkes.go.id.

Peserta yang lulus seleksi mendapat pembekalan keahlian medis dan non-medis.  Pelatihan akan mencakup kepemimpinan, manajerial dan komunikasi. Mereka juga diberikan pemahaman terhadap budaya-budaya lokal sehingga diharapkan mereka dapat berinteraksi dengan petugas kesehatan setempat dan masyarakat sekitar di daerah penempatan. (Santy)

Leave a Reply