SERBA-SERBI TRANSPLANTASI GINJAL

Categories:


Transplantasi ginjal mungkin masih kurang dipahami oleh masyarakat awam. Untuk mengetahui tentang transplantasi ginjal dan hal-hal yang terkait, beberapa penjelasan yang dikutip dari beberapa sumber berikut mungkin bisa membantu Anda lebih memahami transplantasi ginjal.

Apa itu transplantasi ginjal?
Transplantasi ginjal adalah terapi penggantian ginjal yang melibatkan pencangkokan ginjal dari orang hidup atau mati kepada orang yang membutuhkan. Transplantasi ginjal menjadi terapi pilihan untuk sebagian besar pasien dengan gagal ginjal dan penyakit ginjal stadium akhir. Angka kejadian gagal ginjal mencapai lebih dari 10% populasi dunia dan paling besar dialami oleh orang yang juga menderita diabetes dan hipertensi.
Transplantasi ginjal sangat penting untuk pasien gagal ginjal karena ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk membuang racun atau zat sisa tubuh melalui urin, mengatur keseimbangan air, keasaman darah, tekanan darah, dan sumber beberapa hormon, termasuk hormon yang memproduksi sel darah
merah.

Bagaimana Menjadi Donor untuk
Transplantasi Ginjal?
Hampir setiap orang dapat menjadi donor ginjal. Anda harus berumur minimal 18 tahun dan dalam keadaan sehat. Anda tidak boleh memiliki penyakit lain seperti kanker, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit arteri koroner, atau gagal jantung. Kebanyakan donor berusia lebih muda dari 60 tahun. Pendonor dan penerima ginjal harus memiliki golongan darah yang cocok.
Jika Anda memutuskan untuk menjadi donor ginjal, sampel darah Anda akan diambil untuk diuji, termasuk golongan darah Anda dan informasi genetik lainnya (tipe HLA) untuk melihat seberapa baik kecocokan Anda dengan penerima. Uji ini akan diulangi 7 sampai 10 hari sebelum operasi jika Anda memutuskan untuk menjadi donor.
Jika golongan darah dan informasi genetik Anda cocok dengan penerima, Anda akan bertemu dengan pihak RS untuk membahas kewajiban lainnya. Anda akan diberikan informasi, seperti berapa banyak waktu cuti pekerjaan yang Anda perlukan, rincian operasi dan proses pemulihan, yang semua hal
itu akan membantu Anda dalam membuat keputusan yang tepat.
Setelah Anda memutuskan untuk menjadi donor ginjal dan kecocokan Anda dengan penerima sudah diketahui, maka Anda akan dievaluasi oleh dokter, biasanya nephrologist ( dokter yang mengkhususkan diri dalam diagnosis dan pengobatan penyakit ginjal dan sistem saluran kemih, seperti radang ginjal, penyakit ginjal kronis, atau kanker). Evaluasi Anda akan dimulai dengan sejarah medis dan pemeriksaan fisik. Anda akan melakukan serangkaian tes laboratorium untuk memeriksa fungsi ginjal, termasuk pemeriksaan kimia, urinalisis, dan tes urin untuk protein. Anda mungkin juga melakukan CT scan ginjal untuk mengevaluasi ginjal, saluran kemih, dan struktur lainnya di panggul Anda.

Apa Saja yang Terjadi Dalam Operasi Transplantasi Ginjal?
Anda akan diberikan anestesi umum sebelum operasi. Sekarang ini, laparoskopi biasanya digunakan untuk memindahkan ginjal donor. Keuntungan dari pemindahan ginjal dengan laparoskopi termasuk rasa sakit yang lebih sedikit, rawat inap lebih pendek, lebih cepat pulih untuk melakukan aktivitas normal, dan bekas luka yang lebih kecil dan kurang terlihat.

Apa Saja Risiko Menjadi Donor Ginjal?
Menyumbangkan ginjal tidak menyebabkan peningkatan masalah kesehatan lain pada pendonor. Donor organ terus dipelajari dengan seksama oleh banyak kelompok peneliti di Amerika Serikat. Risiko kematian setelah menyumbangkan ginjal sangat jarang terjadi.
Menyumbangkan ginjal tidak akan menimbulkan keterbatasan dalam aktivitas normal Anda sehari-hari. Setelah pulih dari operasi, Anda akan dapat melanjutkan semua aktivitas normal Anda, termasuk berolahraga
dan berpartisipasi dalam olahraga.
Dan menyumbangkan ginjal tidak akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hamil, mengandung anak sampai kelahiran, atau menjadi seorang ayah

Leave a Reply